Sejarah Lahirnya Liberalisme
Minggu, 01 April 2018
Tambah Komentar
Sejarah Lahirnya Liberalisme
Kata liberalism atau
liberal diambil dari bahasa Latin yaitu liber,yang artinya bebas.Pernyataan
bebas disini tidak mengacu pada kepemilikan namun,lebih mengarah pada suatu
kebebesan berpikir.Makna kebebasan berpikir mulai berkembang dikalangan kaum
intelektual eropa yang diartikan sebagai pintu kebebasan berpikir (The old
Liberalism).Dari sinilah kemudian kata kata liberal berkembang sehingga
meliputi berbagai makna dan aspek,baik aspek politik,ekonomi,dan sosial budaya.
Kebebasan merupakan suatu hak individu atau
kelompok untuk bertindak sesuai keinginan tanpa adanya paksaan atau larangan
dari pihak lain.
Paham Liberalisme
yang telah berkembang luas diberbagai Negara berasal dari eropa.Liberalisme
merupakan suatu paham yang menghendaki adanya kebebasan individu dalam segala
bidang.Menurut paham ini titik pusat dalam hidup ini adalah individu.oleh
karena itu,masyarakat atau Negara harus selalu menghormati dan melindungi
kebebasan individu.Setiap individu harus memiliki kebebasan kemerdekaan,seperti
dalam bidang politik,ekonomi,dan agama.
Liberalisme
pertama kali dikembangkan oleh kaum borjuis diPrancis pada abad ke 18.Munculnya
liberalism merupakan reaksi protes
terhadap pemerintahan yang absolut.Golongan borjuis mengajak rakyat
untuk menentang kekuasaan raja yang bertindak dictator.Tujuan gerakan ini
adalah untuk mendapatkan kebebasan berpolitik,berusaha,dan beragama.Saat
Napoleon Bonaparte berkuasa ,paham liberal ini mulai disebarluaskan ke berbagai
Negara dengan semboyan liberte,egalite,dan fraternite.
Perkembangan Liberalisme
Paham liberalism
dimulai pada massa Renaissance,yang memperjuangkan kebebasan manusia.Paham
liberalism mulai mencuat kembali dan banyak digunakan sebagai landasan dalam
beberapa revolusi besar dunia seperti Revolusi Inggris,Revolusi Amerika,dan
Revolusi Prancis.
![]() |
| Gambar : Napoleon Bonaparte |
Liberalisme dapat
dipraktikan dalam berbagai bidang berdasarkan pada kepentingan masing masing
pihak.Adapun praktik liberalism dapat digolongkan dalam bidang politik,ekonomi,agama,dan
sosial budaya.
1).Bidang Politik
Paham Liberalisme
beranggapan bahwa terbentuknya suatu Negara merupakan kehendak dari
individu-individu.oleh karena itu,yang berhak mengatur dan menentukan segala
hal yang menyangkut Negara adalah individu-individu tersebut.Dengan kata
lain,Kekuasaan tertinggi atau kedaulatan dalam suatu Negara berada berada
ditangan rakyat (demokrasi).Sistem liberal ini perlu dilindungi dengan undang
undang hokum,perlemen,dan sebagainya.Dengan demikian,system yang berlaku dinegara
tersebut adalah demokrasi liberal seperti yang diterapkan dinegara Negara Eropa
Barat dan Amerika Serikat.
2).Bidang Ekonomi
Penerapan liberalism
dalam bidang ekonomi terlihat dengan adanya system ekonomi bebas.Sistem ekonomi
bebas mengandung pengertian bahwa tiap tiap individu harus memiliki kebebasan
berusaha,memilih mata pencaharian yang disukai,serta kebebasan mengumpulkan
harta benda.Pemerintah tidak mempunyai peran dalam kegiatan ini karena ekonomi
bebas menekankan pada kebebasan tiap individu.Semboyan Kaum Liberal adalah
Laisser Faire,Laisser Passer,Le monde va de luimeme,artinya produksi
bebas,perdagangan bebas,dunia akan berjalan sendiri.
3).Bidang Agama
Paham Liberalisme
beranggapan bahwa masalah agama merupakan masalah pribadi,masalah individu
sehingga tiap tiap individu harus memiliki kebebasan beragama dan menolak
campur tangan Negara/pemerintah.Dengan demikian,golongan liberal menghendaki
kebebasan memilih agama dan menjalankan ibadah menurut agama yang dianutnya.
Paham Liberalisme
menjamin kemerdekaan tiap individu dalam berbagai bidang.Pada hakikatnya,paham
liberalism ini muncul karena reaksi terhadap penindasan yang dilakukan oleh
kaum bangsawan dan kaum agama dizaman absolute monarchie.Orang ingin melepaskan
dirinya dari kekangan manusia,ini dikemukan oleh J.J.Rousseau dalam bukunya Du
Contrat Social.


Belum ada Komentar untuk "Sejarah Lahirnya Liberalisme"
Posting Komentar
Ayo Komentar ^_^